Salah satu kewajiban dari setiap pemilik mobil adalah rutin mengganti oli. Ganti oli bukanlah sesuatu yang sepele. Terlambat mengganti oli atau salah memilih oli bisa menyebabkan kerusakan pada mesin mobil dan usia mobil tidak akan panjang. Dalam urusan ganti oli, terdapat berbagai fakta dan kesalahpahaman tentang oli mesin. Untuk itu, perhatikan hal-hal berikut ini untuk menambah pengetahuan Anda agar tidak salah dalam mengganti oli.

Fakta dan Mitos Dalam Ganti Oli Mobil

  1. Ganti oli dengan merk yang berganti-ganti

Mungkin sebagian orang merasa tidak cukup puas dengan oli yang digunakan saat ini dan memilih untuk berganti ketika proses ganti oli mobil berikutnya. Kemudian, beredar anggapan bahwa terlalu sering mengganti merk oli dapat menyebabkan mesin rusak. Apakah itu benar? Ternyata tidak sepenuhnya benar.

Sepanjang oli yang digunakan memiliki kualitas terbaik dan memiliki spesifikasi yang cocok dengan mesin mobil, rupanya tidak akan ada masalah. Yang selama ini menyebabkan mesin mobil cepat rusak adalah karena oli yang dipilih tidak sesuai dengan standar dari pabrik seperti kualitas yang lebih buruk. Akibatnya, oli tidak akan bekerja dengan maksimal dan mempengaruhi performa mesin.

  1. Mengganti oli ketika sudah berwarna hitam

Sudah sewajarnya jika semakin lama digunakan warna oli akan semakin menghitam dan pekat. Beberapa mengatakan bahwa hal tersebut merupakan tanda bahwa harus segera ganti oli. Padahal, anggapan tersebut rupanya tidak sepenuhnya benar. Pada intinya, untuk mengganti oli harus tetap mengikuti buku panduan dari pabrikan mobil tersebut. Jadi, tidak selalu oli yang berwarna hitam harus segera diganti.

  1. Mengganti oli berdasarkan jarak tempuh

Ganti oli memang disarankan untuk dilakukan setiap mobil melakukan 5.000 hingga 10.000 km perjalanan. Namun, apakah itu sepenuhnya benar? Rupanya hal tersebut masih bergantung dengan faktor-faktor lain serta situasi yang ada. Jika Anda sering menggunakan mobil dan kerap terjebak macet, yang harus dijadikan pertimbangan adalah lama kerja mesin kendaraan bekerja. Hal ini karena meski tidak menempuh jarak tertentu, saat macet mesin tetap beroperasi.

Jadi, alih-alih hanya terus berpatokan pada jarak tempuh, mulai saat ini Anda juga harus memperhatikan running hours dari mesin mobil. Menggunakan acuan jarak tempuh sudah tidak bisa dilakukan lagi, apalagi saat ini di kota-kota besar sudah tidak asing lagi dengan istilah kemacetan.

Perbedaan Mengganti Oli dan Menguras Oli

Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah perbedaan antara mengganti oli dengan menguras oli. Keduanya memang kerap dilakukan ketika mobil masuk dalam masa ganti oli. Mungkin Anda yang belum tahu akan sedikit bingung dengan perbedaan kedua istilah tersebut. Untuk itu, coba perhatikan penjelasan berikut ini beserta keuntungan yang akan didapatkan pada setiap layanan tersebut.

  1. Ganti oli mesin

Ketika mengganti oli mesin, oli yang lama hanya akan dibuang dengan membuka baut pada bagian bawah bak penampungan. Oli yang terbuang mungkin sekitar 3 atau 4 liter saja. Pergantian oli ini biasanya dilakukan berdasarkan dari running hours mesin atau jika dalam perjalanan yang normal tanpa macet sekitar 10.000 km perjalanan.

  1. Menguras oli mesin

Perbedaan menguras oli mesin dibandingkan dengan ganti oli adalah oli yang dibuang lebih banyak, bahkan dapat mencapai 10 liter. Hal ini dikarenakan oli yang terdapat pada bak penampungan juga turut dibuang. Menguras oli mesin direkomendasikan untuk dilakukan setiap melakukan 50.000 km perjalanan. Jadi, jangan lupa untuk membuat pengingat setelah menguras oli mesin.

Tujuan dari menguras oli ini adalah untuk membersihkan bak penampungan sehingga mesin dapat terjaga ketahanannya. Proses menguras ini merupakan pergantian total di mana seluruh oli lama akan diganti tanpa ada sisa sedikitpun pada mesin mobil. Oleh karena itu, sisa-sisa kotoran dan debu bisa benar-benar hilang dari mesin mobil.

Itulah sedikit tambahan pengetahuan mengenai ganti oli mobil untuk Anda pelajari. Mulai saat ini, Anda sudah mengerti mengenai fakta dan mitos yang sering ditemui ketika masa ganti oli sudah tiba. Yang terpenting adalah, jangan sampai Anda terlambat untuk mengganti oli karena dampaknya tidak main-main dan tentu akan memaksa Anda mengeluarkan uang ekstra.

Written by
admin