Setiap calon orang tua menginginkan proses kelahiran calon bayi yang sempurna. Tujuan tersebut bisa dicapai dengan cara mengetahui perkiraan tanggal persalinan. Hal ini akan membuat orang tua dapat mempersiapkan dengan lebih baik. Salah satu cara untuk memperkirakan hal tersebut adalah dengan menggunakan kalkulator kehamilan.

Pada umumnya, usia kehamilan rata-rata adalah 37 hingga 42 minggu dihitung dari hari pertama calon ibu mengalami menstruasi terakhir. Dengan menggunakan kalkulator kehamilan, ibu bisa memperkirakan waktu persalinannya. Namun, ada beberapa manfaat lain yang juga bisa dilakukan dengan kalkulator kehamilan. Berikut ini adalah daftar manfaat tersebut.

Manfaat dari Kalkulator Kehamilan

  1. Memprediksi hari kelahiran

Manfaat utama dari menggunakan kalkulator kehamilan adalah bisa memprediksi kapan hari kelahiran calon ibu. Meskipun demikian, cara ini juga tidak bisa dijadikan penghitungan yang pasti. Biasanya akan ada sedikit pergeseran hari, baik itu lebih cepat maupun lebih lama. Bahkan, menurut statistik hanya ada 5 persen saja ibu yang bisa melahirkan tepat dari prediksi perhitungannya.

  1. Memperkirakan berat badan janin

Selain bisa digunakan untuk memperkirakan hari kelahiran, kalkulator kehamilan juga bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan berapa berat badan janin yang berada di dalam rahim. Perkiraan berat ini cukup penting untuk proses kelahiran nantinya. Jika janin mempunyai berat kurang dari 2,5 kilogram, maka akan berpotensi harus dilahirkan secara prematur. Sebaliknya, jika berat janin di atas 4 kilogram, maka ia akan berpotensi mengalami beberapa masalah kesehatan.

  1. Memperkirakan kenaikan berat badan ibu hamil

Perkembangan berat badan ibu juga tak kalah pentingnya dari berat badan janin yang dikandungnya. Normalnya, ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan di trimester pertama sekitar 1 hingga 2 kilogram. Selanjutnya, setiap minggu ia akan mengalami kenaikan sekitar 0,5 kilogram hingga menuju masa persalinan.

Kenaikan berat badan ini biasanya akan mengikuti dari perkembangan bayi yang berada di dalam kandungan. Ketika berat badan ibu bertambah, maka janin juga sedang berkembang dan bertambah berat. Dengan memperhatikan berat badan ini, ibu akan menyesuaikan makanan yang ia konsumsi, apakah harus dikurangi atau ditambah.

  1. Memperkirakan umur kehamilan

Terakhir, kalkulator kehamilan bisa digunakan untuk memperkirakan berapa usia kehamilan ibu. Untuk melakukan perhitungan ini diawali dengan menentukan hari pertama haid terakhir atau HPHT. Setelah itu tambahkan satu tahun dan tujuh hari. Kemudian kurangi 3 bulan. Hasil itulah yang merupakan perkiraan usia kehamilan calon ibu. Mudah bukan?

Demikian beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan menggunakan kalkulator kehamilan. Jadi, bisa dikatakan kalkulator kehamilan ini cukup berguna karena bisa memberikan tambahan informasi untuk mempersiapkan kelahiran anak dengan jauh lebih baik lagi. Yang terpenting, janin yang dikandungnya bisa lahir dengan selamat dan dalam keadaan sehat sempurna.

Written by
admin